Teteh Titiem Si May



Minggu, 24 Mei 2009. Pagi ini aku dikejutkan dengan pemberitaan di televisi. Waduww,, harus nonton neh, pikirku dalam hati. Lagi-lagi MUI cari sensasi, angkat bicara lagi, setelah mengharamkan Rokok serta Golput sekarang ganti lirikan yaitu pindah ke Facebook. Wweww teman aku sudah banyak neh…

Lantas aku sms ke sahabatku, kurang lebih demikian :

“Coy, liato berita di Trans7!!!. MUI haramkan Facebook”

dan jawaban sahabatku :

“Mmzz, dihadist juga gak ada yang melarang. Cuma lihat cara penggunaannya saja. Seperti halnya pisau. Jika digunakan di dapur, kegunaannya tahu kan. Namun jika dibawa kesekolah…. Nah lain lagi kan, walau ndak untuk membunuh, tapi identik kan dengan kekerasan. Sedangkan facebook itu tak ubahnya seperti alat komunikasi”. Kalau belum faham, mandi dulu ya, hehehe

Dan berita yang paling menghebohkan lagi adalah ketika Forum Santri - FMPP se-Jawa Timur juga mengharamkan Facebook. Waduhh,,,, benarkah? Jangan-jangan mereka dulunya juga pengguna Fecebok, tapi sekarang sudah insyaf?, wallahuallam deh kalau begitu ceritanya. Lantas bagaimana jadinya Indonesia ya kalau kemajuan technology sering di tunda-tunda. Untuk informasi selengkapnya lihat di lintas berita dot com.

Hehe ^_^ kalau facebook diharamkan. sekalian deh Friendster, Tagged, YM juga di Haramkan. Bukannya itu sejenis.

Padahal kebanyakan orang itu merasakan sukur dan senang karena bisa berjumpa kembali dengan teman-teman lamanya yang telah hilang, bukan untuk maksud yang lain-lain. Dan bukankah merenggut kesenangan orang itu adalah perbuatan dosa???, wallahuallam deh.

Emp… kalo Facebook diharamkan, kenapa Hand Phone juga tidak sekalian di haramkan?? padahal tidak sedikit juga Hand Phonedigunakan untuk kegiatan maksiat, apa karena para Kyai sekarang sudah banyak yang punya HP? Hehehe….. Kalau saran saya sih, mending MUI bikin situr jejaring social yang lain aja ya, yang berisi dakwah, larangan-larangan, hal apa saja yang diharamkan.. xixixi oc.


Selengkapnya...

Label: 3 komentar | | edit post
Teteh Titiem Si May

Alhamdulillah akhirnya hari saya dapat award lagi, senang sekali rasanya ternyata kehadiran di dunia maya memang tidak pernah sia-sia hehehe. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada blognya LIPUKUPAMONA yang sudah ngasih award kepada senandung hidup. Harapan kedepannya semoga senandung hidup semakin lebih giat lagi berkreasi dan seperti harapan pada gambar awardnya juga, amien.

Ini dia Awardnya, keren uy...

Karena bumi dan air memang tak bias dipisahkan. Begitu juga dengan persahabatan, tanpa sahabat-sahabat bloger semuanya, senandung hidup tidak pernah bisa seperti ini.

Dengan senang hati, amanat akan saya laksanakan. Bagi yang beruntung di bawah ini :

  1. Dunia Inspirasi Mega
  2. Mz. Wahid
  3. Mz. Ipul
  4. Nesya Blog
  5. Dollar Hunters

Itu dia yang beruntung dapetin Award kali ini, selamat ya ^_^ salam persahabatan dari senandung hidup. Semangat!!!

Selanjutnya ini dia aturan mainnya:

1. Letakkan gambar awardnya di blogmu.
2. Pasang link ke pemberi award.
3. Sebarkan award ini ke blog lainnya.
4. Pasang link ke penerima award.
5. Tinggalkan pesan di shoutbox atau post comment.

Selengkapnya...

Label: 0 komentar | | edit post
Teteh Titiem Si May



Pagi ini ku buka kiriman pesanku, ada sekitar 174 pesan masuk, banyak juga ya. Ku baca satu-persatu siapa pengirimnya. Mataku terperanjat pada satu kiriman yang berjudul “Kostum Superman”, karena penasaran akhirnya aku ikutin deh petunjuknya, waduhh aku dibuat ngakak neh hari. Gokill abiez deh…

Selama ini Superman dikenal sebagai sosok yang gagah pemberani, pembela keadilan dan kebenaran. Hehe bisa terbang lagi, hayah,,, di TV begitu. Jika kalian ngaku penggemarnya Superman, belum lengkap pastinya kalau belum lihat kostumnya Superman yang terbaru.

Bagaimana ya kalau superman ganti baju? Waduh,,, dia tampil bagaimana lagi ya? Coba deh klik disini di jamin seru, atau bisa juga klik disini okey. Jangan sampai kelewatan ya….



Selengkapnya...

Teteh Titiem Si May

Matahari masih baru saja akan melebarkan senyumnya, aku baru saja bangun dari tidurku. Kulihat jam dinding dikamar menunjukkan pukul 04.00 menit. Ku rapikan kamarku, segera aku mengambil air wudhu dan kemudian menyambut pagi dengan beragam aktivitas seperti biasanya.. Jangan sampai deh aku bangun tidur lebih dari jam 5, bisa-bisa ibuku marah-marah.



Katanya “Perawan-perawan gak apik tangi
padang, rezekine didisi’I pithik” artinya kalau masih gadis gak baik bangunnya kesiangan, nanti rezekinya di dului ayam, Begitu. Kulangkahkan kaki menuju dapur ,Ya didapurlah tempat terindah dimana aku bisa belajar, berbagi ilmu, bercerita dan tertawa bersama ibu setiap pagi dan setiap hari menyajikan beragam kreasi-kreasi masakan baru.

Memiliki ibu yang cerewet terkadang memang tidak mengasyikkan, tiap melakukan ini itu yang gak bener pasti deh jurusnya langsung keluar. Ngomel terus.. gitu. Tapi ibuku beda dengan wanita yang lain, dia amat perhatian pada keluarga dan anak-anaknya. Pagi ini menu yang disajikan tidak begitu berat. Yaitu bergedel kentang dan tumis yang terdiri dari brokoli, buncis, wortel, jamur tiram di campur potongan telur dadar. Menu kreasi ibuku sendiri yang rasanya sangat nikmat. Terus di tambah kerupuk udang dan tak lupa pula sambal cabe rawit yang nendang-nendang lidah andalan keluarga.

Selesai bantu ibu memasak, aku mencari kesibukan lain. Dimeja kamar handphoneku berdering, bukan sebuah panggilan masuk. Tapi sebuah pesan dingkat dari Andika yang menanyakan tentang pernikahan Ella. Andika adalah kekasih hati Dilla yang penuh dengan perhatian dan kesabaran. Dia sudah bekerja disebuah Bank yang ternama di daerahnya. Usianya berpaut hanya tiga tahun lebih tua dari Dilla.

Tiba-tiba kudengar pintu kamarku diketuk dengan cepat.

“Tok… tok… mbak Dilla, mbak buka pintunya”, suara dari depan pintu kamar yang sontak mengagetkan itu.

“ya, sebentar” sapa Dilla ramah. Suara itu adalah suara Naya yang sepertinya lagi bahagia. “waduh, kok sudah rapi, memangnya mau kemana dek?” Tanya Dilla lagi. Naya adalah saudara Dilla ,Neneknya Naya itu adalah adik dari nenek Dilla.

“Gak kemana-mana mbak,” jawab Naya malu-malu ini ada titipan pengetikan dari Bu Erni. Nanti malam diambil, katanya penting. Bisa kan mbak?

“Ow, coba aku lihat dulu ya.” Okey deh nanti akan aku selesaikan.

Kemudian Naya berpamitan dan berlalu meninggalkan tumpukan kertas yang harus segera diselesaikan. Itu adalah kumpulan kata-kata berbahasa Inggris milik Bu Erni, Guru bahasa Inggris. Tepatnya lagi adik dari ibunya Naya. Kemaren malam memang sudah menelpon Dilla, tapi belum sempat mengantar garapan lantaran si Dio anaknya yang berumur 3 tahun demam tinggi.

Yah bagaimana lagi, itulah resiko menjadi operator warnet. Keluh Dilla diam-diam.

***

Ditempat kerja

Cuaca hari ini panas, tapi tak membuat Dilla putus semangat menunjukkan kelincahannya memainkan jemari tangannya yang lentik itu di atas keyboard di depan computer. Gadis berkaca mata ini sungguh sangat cantik dan kian lemah lembut, dia memang jarang berbicara, tapi sungguhpun dibalik kediamannya itu dia memiliki bakat-bakat yang kerap kali mengagetkan. Kali ini dibiarkannya rambut yang hitam panjang itu terurai lembut bersama angin. Dan dia tetap tampak anggun. Begitulah dia kesehariannya, bekerja bersama pamannya dan dipercaya untuk menjaga beberapa computer di warnet pamannya.

Dilla nampaknya sangat menyukai pekerjaannya, karena dari pekerjaannya itu dia bisa memiliki banyak teman, ilmu baru dan semuanya yang belum pernah dia dapatkan dikehidupan nyatanya. Dia sangat menikmati kesehariannya itu.

“Eh, ada sms masuk”, suara dari handphone milik Dilla. Dibukanya pesan singkat itu. Ternyata dari Naya.

“mb’, Edo blng low dia sk ma q. q hrs gmn donk?” lz. Artinya “mbak Edo bilang kalau dia suka sama aku. Akau harus bagaimana?” begitu singkat dan sontak buat Dilla tertawa.

Gimana gak ketawa, karena Naya itu memang belum pernah merasakan jatuh cinta. Dia memang menyukai Edo, tapi sepertinya dia masih malu-malu dan belum seratus persen yakin pada perasaannya itu. Tapi nggak nyangka juga ternyata kalau Edo suka sama Naya. Waduhh benar-benar rezeky deh, guman Dilla lirih dalam hatinya.

Karena setahu Dilla, Edo juga pribadi yang tidak mengecewakan. Dalam arti dia itu berprestasi dan memiliki watak yang jika digabungkan dengan watak Naya yang sedikit dingin itu tidak terlalu berbenturan. Edo selalu ceria dan memiliki nilai humoris yang tinggi. Yang jika kita berada disampingnya kita pasti akan dibuat ngakak tak bertema.

Diusia Naya yang memasuki usia 21 itu memang sudah sewajarnya dia mendapati pilihan hatinya. Karena Naya juga sudah dewasa dan berhak memilih dan menentukan mana yang terbaik buat dirinya sekarang dan nanti.

“Cie,, cuit-cuit.pucuk dicinta ulam pun tiba” begitulah balasan dari Dilla, cukup singkat. Tapi Naya mengerti apa maksud dari sms sepupunya tersebut.

Lantas Dilla meneruskan penulisan kalimat-kalimatnya pada kiriman pesan yang kedua :

“jika kamu merasa dia yang terbaik buat kamu, yang benar-benar ada bersama untuk berbagi hati beramamu, dan kamu yakin dia adalah pilihan yang terbaik untuk sekarang dan nanti. Aku gak bisa memberikan apapun, karena yang terbaik buat kamu sekarang adalah apa yang kamu butuhkan dan kamu rasakan”.oc, aku yakin kamu bisa memutuskan. Selamat berbahagia ya adik.””

“” hehe,,, terimakasih mba’ ya.semoga keputusanku ini adalah yang terbaik buat aku dan dia, amien,,,”. Balas Naya

“yupz… ”

Inilah untuk kali pertamanya Dilla mendengar pengakuan dari Naya, setelah sekian lama diam tanpa suara. Dilla senang mendapati saudaranya sekaligus sahabatnya itu jatuh cinta. Sahabat terdekat yang dimilikinya, yang selalu bisa berbagi dengannya saat senang dan sedih sekalipun. Dia selalu ada, bercanda, bertengkar, berbagi dan hampir semuanya selalu terbuka dengannya.

Selain Andika yang memang selalu hadir bagai malaikat peneduh dihatinya. Dilla kembali teringat memory lama yang selalu di update setiap hari diotaknya, dimana itu adalah masa-masa pertama kali dia berpacaran dengan Andika, teramat indah dan tidak dapat dilupakan. Karena Andika adalah cinta pertama yang benar-benar bisa menjaga hati, yang bisa menghadirkan suasana yang segar sepanjang waktu ketika bersamanya. Dilla kembali tersenyum malu…

“Mungkin perasaan bahagia Naya sama seperti bahagiaku dulu dan sampai sekarang aku rasakan”. Hehe,,, bayang dilla sendirian, didepan meja komputernya setelah selesai mengerjakan garapan Bu Erni sembari merapikan tumpukan kertas yang berantakan itu.

“Alhamdulillah, akhirnya selesai juga”. Kali ini cuaca panas, dan warnet sedang dipenuhi oleh beberapa siswa-siswi yang sedang mencari makalah dan ada yang hanya sekedar bermain Friendster dan Facebook.

Semuanya sepertinya bahagia hari ini… “benar-benar hari yang indah” guman Dilla lagi sembari bercanda dengan kliennya yang kebetulan juga sering ngenet di warnetnya.

Cinta itu datang, kadang tiba-tiba kadang pula terencana. Dan sampai sekarang tidak ada seorangpun yang tahu dimana sangkarnya termasuk bentuknya, dan cinta bisa menaklukkan apapun seperti sebuah hati yang keras sekalipun dan pengorbanan yang katanya bisa mahal “karena cinta”. Tak jarang juga mengundang beragam kekerasan dan sejenisnya, tapi itu semua tergantung bagaimana kita menyikapi. Serta satuhal yang tidak bisa dipungkiri karena cinta itu indah. Tak ada seorangpun yang tak berhak memilikinya, karena Tuhan memberikannya adil dan sama rata.

Cinta ada dimana-mana, termasuk didalam hati, di rumah-rumah yang bahagia dan retak sekalipun, diantara pepohonan yang ridang, bunga-bunga yang bermekaran, dibarisan pengemis kecil jalan raya pagi hari, dikolong-kolong jembatan tempat para GEPENG “Gelandangan dan Pengemis” yang terkadang dihinakan dan diseluruh isi jagad ini. Cinta tak pandang waktu, usia, kapan dan siapa. Sekali lagi karena cinta itu adalah bukti Keagungan Yang Maha Kuasa kepada kita semua.

Selengkapnya...

Label: 0 komentar | | edit post