Teteh Titiem Si May


Tak ada yang tahu waktu,

Tak ada yang bisa merekam detil perasaan.

Traumanya indah katanya, sampai tak katakana tidak.


“Perempuan cinta setelah hilang”,

Perhatiannya awas dan tajam meski terpaksa.

Perempuan itu jatuh pada rasa kehilangan,

Cintanya ada setelah hilang, setelah luntur, setelah tak terawatt.


Perempuan itu bersedih menutup kedua matanya,

Melihat mata hatinya yang setengah remuk.

“Terpaksa” karena antara tidak katakana tidak,

Perempuan lutuh dan menunduk.


“Perempuan cinta setelah hilang”

Tak sanggup, kerena sulit membuka hati.

Perempuan itu baik sebenarnya, hanya terlalu tergesa-gesa.

20122009.”R”

2 Responses
  1. Waluya Says:

    Good, good, bagi-ilmu dunk..


  2. teteh Says:

    waluya : YA BOLEH2,,,,,


Posting Komentar