Teteh Titiem Si May


Ku buat air mata lagi,,,,
jatuh, sakit tapi ku mampu berdiri lagi,,,
karena dia masih disampingku,

dia tak terlarut lama karena mangerti,,,
maaf tentang hati,
Q juga sakit karenanya kasih.
tapi ku cukup mengerti tentangmu,,,, ada bersamaku

20 mei 2010
Selengkapnya...

Teteh Titiem Si May


Saat hati telah sampai pada tiara suci,
segurat rasa mereka tak melihatx sebagai sebuah keindahan.
langkah maju tapi tak smpai pada kemampuan diterima.


Aku tau akan lebur hati ini.
bersamamu yang terlanjur bersenandung dhati..
dengan cinta yangg telah terukir..
harus ada yang berani berpaling.


03 Mei 2010

Selengkapnya...

Teteh Titiem Si May


Aku kenal baikmu, ramahmu, tulusmu,,
aku mengerti sisi kamu sekalipun hanya sedikit,
karena kau selalu mengajakku tersenyum,
bukan dalam kepura-puraan.

kerap kali seriusku terbungkus ketidak beranian,
bila itu harus kehilanganmu,,
bisa asa bisa selurus halusinasi tak akan seperti ini jadinya,,

tapi seperti terhalang sekat yang tebal,
sekalipun kita bersanding.

Seperti sepasang kekasih, saat aku bersamamu.


19 November 2010
Selengkapnya...

Teteh Titiem Si May


Dan rasanya seperti kehilangan separuh jiwa...
seperti hilang pandangan nyata...
seperti benar-benar sendiri dalam kekosongan hati

Argghh.....
aku mencoba berteriaksekuat suaraku,
hanya aku yang pilu sendiri.

Argghh.....
ku coba lagi berontaak melawan rasa yang lugu,
dan cuma aku lagi yang merasa pilu.

kenapa seperti ini....???
seperti aku rindu mata air saat ini,

Mengapa cinta tak terakhiri....???
Selengkapnya...